Sunday, April 12, 2009

The End of Long Holiday

Finally it ends today.

Biarpun agak melenceng dari rencana awal, paling nggak libur 4 hari ini bisa dinikmati. Tadinya gw pingin backpacking ke Merak, kalo sempat malah mau nyebrang ke Bakauheni. Tapi lagi-lagi penyakit gamemaniacs gw kumat, dan terjadilah ... 2 hari 2 malam, nyaris di depan PC mulu. Melototin DoTA, CS, RO, AoE dan satu lusin game lainnya, sampai jari-jari tangan keram, mata jadi remang2.

Jumat sore, baru mulai insaf dan kembali ke rencana awal. Karena waktunya tinggal 2 hari, ya apa boleh buat. Rencananya disusun ulang. Akhirnya backpackingnya cuman sampe Serpong, cek radar dan sekalian silaturahmi ke keluarga yang sudah nggak ketemu setangah tahun. Sabtu sore, baru bergerak ke Bandung. Pas sampe Gambir, pas ada Argo Gede. Enak penumpangnya nggak banyak. Keretanya juga tepat waktu. Jam setengahn 11 akhirnya sampe.

Udah kemalaman, jadi angkot Cisitu udah ga ada. Yah ga papalah, gw sambil jalan aja, siapa tau ada angkot yang ke arah Tamansari. Cicendo lewat, Wastukancana lewat, dan ga terasa udah sampe di depan Unisba. Ga ada yang terlalu berubah di sini.

Nyampe tamansari atas mulai ngos-ngosan. Kayaknya kalo udah keringatan gini, enaknya mandi, terus rebahan di kasur empuk ditemenin martabak sambil nonton MU vs Sunderland kali ya .... ahahaha. Saat itulah, tiba-tiba Bumi Sawunggaling udah di sebelah jalan. Hehe ... iseng ah, booking kamar.

Front Office : "Ada kamar, mas. Tinggal yang eksekutif. Semalam 550 rb".
Gw : "Ehehe ... ntar dulu a ya, mau konsultasi sama teman di luar"

Maka keluarlah gw, menemui 'teman' yg tak pernah ada tsb, dan ngacir ke Balubur. Buset, 550 rb itu udah lebih buat bayar kosan gw sebulan.

Badan mulai capek. Coba cari-cari hotel lain ah. Pas di persimpangan Sulanjana-Dago, ada hotel lagi, lumayan kecil. Ah cobain yang ini aja. Ternyata kamarnya masih ada dan harganya lumayan 'standar' untuk ukuran Bandung. Maka gagallah rencana nginap di kampus. Ahahaha ... biarin, namanya juga menikmati liburan. Iya nggak ?

Lagian seumur-umur gw di Bandung, blom pernah ngerasain nginap di hotel (selama ini cuman bisa tiduran di kasur busuk lab kampus).

Setelah niatan nonton MU (ditemani martabak tentu :D) terpenuhi dan tidur nyenyak semalam. Besoknya check out dan jalan-jalan ke DSE. Kebetulan dari hotel ke DSE cuman 50 meter. Udah lama ga beli baju baru. Hehehe ... shopping... shopping.

 

Sejam kemudian ... waktunya pulang ke Jakarta. Sebenarnya masih siangan, tapi dari pengalaman sebelumnya, pesan tiket kereta di Bandung harus cepat-cepat, kecuali mau kebagian tiket berdiri. Dan benar saja, tadinya gw mau naik Parahyangan yang jam 3 siang, eh malah dapat Argo Gede yang jam 4 sore. Itupun sudah hampir habis tiket duduknya, padahal gw pesannya jam 1 siang. Fiuh ... nyaris.

Untuk ngisi waktu, yah mendingan internetan di kafe stasiun yang ada hotspotnya. Jadi ga sempat beli sus merdeka (maaf ya, mb Yosi ..).

Malam ini mulai kerja keras lagi buat paper dan tugas. However, i feel refreshed and really enjoy the holiday.

Nanti kalo ada libur pergi ke mana lagi ya ? Jogja kayaknya enak. Eh, bakauheni tadi jg blom. Just wait and see :D

Friday, March 20, 2009

I am back !!

Wow ... 4 months already !

Sudah 4 bulan sejak terakhir kali nulis di blog ini pertengahan november tahun kemarin. Yg mau ditulis sebenarnya banyak, terlalu banyak malah sampai nggak sempat nulis apa-apa ... hahaha.

Actually, i've been really really busy since i went to Halmahera in november 2008 until i came back from Japan in february 2009. Yeah, four months with so many surveys, seminars, homeworks, exams, trainings and of course experiences i've never have before in my life. So many, even i could not write every single of them in this poor blog. 

Anyway, i am back now .... ;D

Sunday, November 9, 2008

On The Way to The North Moluccas - Part 1

 

Yah. Maluku. Tepatnya Halmahera, maluku utara. Tengah malam kemarin gw dapat pemberitahuan kalo gw dapat tugas mendadak buat ngelacak buoy yang hilang di perairan halmahera utara.

Kaget ? Ya iya lah. Siapa yg nggak kaget pas lagi asik-asiknya menikmati malam minggu tiba-tiba ada SMS masuk ngasih tau kalo gw harus siap pagi-pagi besok ke bandara. Gw aja baru baca SMS jam 1 malam. Kalo berangkatnya minggu pagi-pagi, gw nggak tidur dong emoticon. Untungnya besoknya, gw dapat konfirmasi kalo berangkatnya senin, jam 5 pagi. Fuuhh, masih bisa siap-siap dulu kan.

Senang ? Sudah pasti. Nggak ada yg lebih menyenangkan dibandingkan menjelajahi tempat-tempat baru. Apalagi gw baru pertama kali ke Halmahera, pasti seru ketemu sama penduduk asli di sana. InsyaAllah kalo nggak ada halangan gw sampe di sana, berarti hampir semua pulau besar di Indonesia sudah pernah gw injak. Hehehe ... emoticon

Bingung ? Nah ini dia. Ini kali kedua gw berangkat survey sendirian. Dulu sih pernah juga berangkat sendirian ke Bali. Tapi kalo di Bali nggak mungkinlah gw nyasar, lagian sebelumnya gw juga pernah beberapa kali ke sana. Sekarang gw mesti ke maluku utara, yg jelas pasti beda sama di Bali. Terus perjalanannya juga disambung-sambung, habis naik pesawat ke Ternate terus lewat jalur laut ke Sofifi, terus nyambung lagi ke Tobelo. Semoga nggak ada apa-apa di perjalanan. Amiin.

Takut ? Ehm ..... Iya juga. Tobelo kan dulu pernah terkenal dengan Genocide tahun 1999. Ketika itu ada konflik SARA, katanya banyak orang muslim dibunuh dalam semalam emoticon. Deg-degan juga sih.

Semoga aja bisa cepat sampai, terus cepat pulang. Bukannya apa. Kerjaan gw dalam satu setengah bulan ke depan luar biasa padat, mulai dari kerjaan kantor sampai tugas kuliah. Minggu ini mungkin terakhir kali gw bisa santai-santai.

Ok dah, mau siap-siap dulu. Nanti di sambung lagi kalo sudah sampe di Halmahera. Moga-moga di sana ada internet.

Friday, November 7, 2008

Naruto ~ Pain's Identity

 

Ok. Just as i thought before. The seven bodies of Pain which had been appeared in the manga were in fact, came from the other people's corpses (weird ..... emoticon). Pain collected some of them, and somehow, connected the dead bodies to himself with an unknown jutsu (or machine) by attaching a kind of metals as a set of studs on the bodies, so he could control them completely from the distance. In addition, he also could share his rinnegan to the bodies, in order to get each one's field of vision. As for Pain, he could hide somewhere and fight without getting worried to be beaten by the opponent.

By doing this, unless the opponent had the knowledge or ability to find and defeat the real body (probably Nagato), it would be almost impossible to defeat him in the combat. Cool !

This ability was almost similar with the former Akatsuki member, Sasori, but in my opinion, pain's one was more insane. Not only he made dolls from dead bodies, but he also could control them from the distance (without strings, offcourse), use the boddies former jutsus, and also could talk and coordinate with each other smoothly. And finally, why did he also use the cutest girl appeared in Naruto manga so far as his seventh body ? Why Kishimoto-san ? Whhhyy !!!!???

The most important question is, if pain is so extremely powerful, why did he still took orders from Madara Uchiha ? Does it mean Madara is more more powerful than him ???

Well, let's wait the next Naruto chapter (ch 425). By the way, the story itself became more intense and there would be more sad stories from the konoha peoples waiting for us.

Thursday, October 23, 2008

Musim hujan tlah tiba ...

Akhirnya, datang juga.

Citra terakhir satelit GMS (tanggal 23 Oktober 2008, jam 4.00 GMT) menunjukkan konsentrasi awan yg luar biasa di wilayah jawa, sumatera dan beberapa daerah lain di selatan ekuator. Arah angin dominan datang dari arah barat laut.

 

Hayo. siap-siap bawa payung tiap hari.

Monday, October 20, 2008

Master Course - Review 1

Nggak terasa, udah hampir 2 bulan kuliah master. Gimana kesannya kuliah lagi ? Udah pasti berkesan, gw juga jadi tambah semangat belajar lagi. Saking semangatnya sampe gw sempat diwanti-wanti untuk nggak mengabaikan pekerjaan di kantor gara-gara kuliah emoticon.

Iseng-iseng aja, mau bikin review tentang kuliah-kuliah yg sudah gw ambil semester ini, termasuk dosen-dosennya yg sudah berbaik hati mengajarkan banyak ilmu baru. Nama mata kuliah sama dosennya pake inisial aja kali ya, nggak enak kalo ntar ada komentar negatif. Kalo ada yg baca postingan ini, diharap tidak komen !!! Haha ... becanda ding, maklumlah ini postingan pribadi. Nggak usahlah dikomen ya. Tp kalo emang mau komen, sok atuh dikomen, namanya juga blog. Iya nggak ?

Mata kuliahnya diurutkan berdasarkan waktu kuliah aja kali ya ?

  1. MTL, 2 SKS, Dosen : Dr.RG, waktu kuliah : Senin siang. Kalo dari namanya, kuliah ini seharusnya lanjutan dari kuliah Kalkulus di S-1 dulu. Tapi, sampe sejauh ini lebih banyak merupakan review dari kuliah Kalkulus, hanya saja penerapannya lebih banyak untuk bidang teknik. Salah satu mata kuliah yg penempatan waktunya kurang tepat menurut gw. Soalnya, senin siang suka ada rapat di kantor, akibatnya gw udah bolos satu kali gara-gara hal ini. Secara umum, pak RG ngajarnya enak, walaupun kuliahnya lebih cenderung seperti dikte. Tingkat kesulitan : 4 dari 5.
  2. DSP, 3 SKS, Dosen : Prof.DG, waktu kuliah : Kamis pagi. Kuliah yg menarik karena beberapa metodenya nggak cuma bisa diaplikasikan untuk bidang teknik, tapi juga banyak dipakai untuk bidang sains. Pak DG, ngajarnya juga enak (mungkin karena beliau prof). Terkadang ada PR yg harus dikumpulkan, tetapi menurut gw itu bagus supaya kita mau belajar. Tingkat kesulitan : 3.5 dari 5.
  3. KF, 3 SKS, Dosen : Ibu R, waktu kuliah : Kamis siang. Mata kuliah yg paling 'unik' semester ini. Setiap kali selesai kuliah, kami (saya dan teman2) selalu bertanya-tanya, "Ini kuliah S-2 atau pelajaran SMU yak ?". Maklumlah, selalu ada PR setiap minggu, dan PRnya nggak cuma 1 atau 2 lembar, tapi minimal 5 lembar ! Kami bahkan harus membuat 'thesis' hanya dalam waktu 3 kali pertemuan kuliah. Hingga minggu ini, sudah 2 rim kertas, 2 box tinta printer, 1 keping DVD, dan puluhan jam (+ puluhan ribu rupiah) habis untuk membuat tugas-tugas mata kuliah ini emoticon. Si ibu yg ngajar lupa kali ya, kalo kita juga punya banyak kerjaan di kantor. Tingkat kesulitan : 3 dari 5 (harusnya cuma 2, tp karena banyaknya tugas, terpaksa nilai kesulitan untuk mata kuliah ini saya naikkan).
  4. KD, 3 SKS, Dosen : Dr.GW, waktu kuliah : Jumat pagi. Dari semua kuliah semester ini, mata kuliah ini yg paling 'misterius'. Nggak ada kuis, nggak ada PR, dan sang dosen yg ngajar susah ditebak jalan pikirannya. Beliau sangat pintar, suka mengisi berbagai kolom TI di surat kabar, hanya saja, karena beliau terlalu 'canggih', kita mahasiswanya agak kesulitan mengikutinya. Pokoknya, sewaktu mengajar, seolah-olah pak GW berada di dunia yg berbeda dengan kita ... hehehe .... emoticon. Tingkat kesulitan : antara 4-5 dari 5 (belum bisa diperkirakan).
Yah, cukup segini dulu. Review lanjutannya sehabis UTS minggu depan.